Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Inflasi CPI AS terlihat sedikit membaik pada bulan November
Wednesday, 11 December 2024 10:43 WIB | ECONOMY |

Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan November, ukuran utama inflasi, akan dirilis pada hari Rabu(11/12) pukul 13:30 GMT oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).

Pasar sangat menantikan rilis tersebut, karena dapat memicu perubahan signifikan dalam Dolar AS (USD) dan memengaruhi rencana Federal Reserve (Fed) untuk suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Berdasarkan ukuran CPI, inflasi AS diperkirakan akan naik pada tingkat tahunan sebesar 2,7% pada bulan November, sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan 2,6% yang dilaporkan pada bulan sebelumnya. Inflasi inti CPI tahunan, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, diproyeksikan akan tetap stabil pada 3,3% selama periode yang sama.

Secara bulanan, CPI utama dan CPI inti diperkirakan akan naik masing-masing sebesar 0,3%.

Melihat pratinjau laporan inflasi Oktober, analis TD Securities mengatakan: "Kami memperkirakan inflasi inti sebagian besar tidak berubah pada bulan November, mencatat peningkatan 0,3% yang solid secara w/w. Kenaikan harga diperkirakan akan menjadi penyebab sebagian besar kekuatan dalam rangkaian tersebut, sementara inflasi perumahan yang melambat kemungkinan akan memberikan sedikit kelegaan. Secara y/y, inflasi IHK utama diperkirakan akan naik sedikit menjadi 2,7% sementara inflasi inti kemungkinan akan tetap tidak berubah pada 3,3%."

Dalam pernyataan terakhirnya di sebuah acara yang diselenggarakan oleh New York Times pada tanggal 4 Desember, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa pendekatan bank sentral terhadap penyesuaian suku bunga di masa mendatang dapat mengambil pendekatan yang lebih terukur, berkat kinerja ekonomi yang lebih kuat dari yang diantisipasi tahun ini.

Merenungkan pertumbuhan ekonomi, Powell mencatat bahwa ketahanan telah melampaui perkiraan sebelumnya, yang memungkinkan Fed untuk mengambil sikap yang lebih hati-hati karena berupaya menemukan kebijakan suku bunga yang "netral". Ia mengakui bahwa "ekonomi kuat, dan lebih kuat dari yang kita duga pada bulan September," meskipun inflasi telah berjalan sedikit lebih tinggi dari yang diantisipasi.

Powell menjelaskan bahwa latar belakang ini membentuk prospek Fed saat bersiap untuk pertemuan mendatang pada 17-18 Desember, sesi yang secara luas diharapkan pasar akan melihat penurunan suku bunga lagi.(azf)

sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS